UPACARA BENDERA DALAM RANGKA HARI GURU NASIONAL DAN HUT PGRI KE 74 DI SMPN 1 GUCIALIT

Merupakan sebuah rutinitas setiap senin pagi yang dilakukan kebanyakan sekolah yang ada di Negeri ini untuk melakukan upacara bendera, salah satunya di SMP Negeri 1 Gucialit, Dsn Sidomakmur, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
“ Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan. Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas, Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.
Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal. Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.
Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.
Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda.
Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia, sebab menurutnya, sekecil apapun perubahan tersebut akan membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia.
Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak. "UngkapPembina Upacara (Dra, Tatik Marfuatul C.) dalam menyampaikan Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Nadiem Anwar Makarim).

Upacara bendera kali ini dalam rangka memperingakti Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke – 74 Upacara Bendera Hari senin ini sedikit berbeda dari biasanya, karena yang menjadi petugas Upacara adalam para Guru SMPN1 Gucialit, yang di Pimpin Oleh Herman Supriyadi, S.Pd, Siti Khoirunnisa S.Pd, Evi Indarwati S.Pd, Wiwin Setyaningsih S.Pd Sebagai pengibar bendera, Wawan budiarto S.Pd sebagai pembawa pancasila, Mamik ervianti S.Pd sebagai Narator, Wiwin Widyawati S.Pdi sebagai pembaca do’a, M. Nadim S.Pd sebagai pembaca Ikrar Guru, Yepta Putra S.Pd Sebagai Pembaca UUD 1945, Menik S.Pd seabagai Derijen dan sisanya sebagai paduan suara.
Para petugas upacara nampak sedikit kaku dalam melaksanakan upacara, akan tetapi karena disiapkan sejak jum’at 23 November Upacara dapat dilaksanakan dengan tertib dan lancar. (Nadzor)

Komentar

Postingan Populer